Himpunan Mahasiswa Informatika FMIPA UNS Selenggarakan International Game Development Competition 2021 (IGDC 2021)

Surakarta, 20 Mei 2021 – Sebagai salah satu rangkaian dari kegiatan Dies Natalis ke-45 Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Indonesia, adalah pelaksanaan lomba International Game Development Competition 2021 (IGDC 2021). Pada tahun ini, UNS bersama Himpunan Mahasiswa Informatika FMIPA UNS mengusung tema “Bring Local Culture to the Future.” Tujuan dari diadakannya lomba IGDC 2021 ini di antaranya mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya dalam bidang teknologi dengan mengangkat kearifan lokal dan budaya, memberi wadah bagi mahasiswa untuk unjuk kemampuan dan kreativitas mereka di bidang game development, membangun jejaring kerjasama dengan berbagai kampus nasional dan internasional, serta menggunakan momen Dies Natalis ke 45 UNS untuk melakukan branding dan positioning sebagai universitas kelas dunia.

Kompetisi IGDC 2021 ini diikuti sekitar 99 partisipan yang terdiri atas kontestan individual maupun kontestan kelompok mahasiswa yang berasal dari berbagai negara diantaranya Indonesia, Mesir (Egypt), India, Taiwan, dan Thailand. Dari Indonesia, kontestan perlombaan ini tersebar di berbagai pulau di Indonesia diantaranya adalah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Jakarta, Yogyakarta, Kalimantan Selatan, dan Lampung. Secara rinci, institusi pendidikan yang ikut berpartisipasi dalam lomba ini adalah Cairo University (Mesir), Raghu Engineering College (India), National Ilan University (Taiwan), Bangkok University (Thailand), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Lampung, Universitas Majalengka, Kalbis Institute, Telkom University, Universitas Airlangga, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Islam Kalimantan, Sekolah Tinggi Teknologi Bandung, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Universitas Negeri Semarang. “Keberagaman asal kontestan dalam perlombaan ini menunjukkan tingginya minat generasi muda pada bidang teknologi informasi dan digital, khusunya dalam hal pembuatan game. Mudah-mudahan perlombaan ini akan berlanjut di tahun-tahun berikutnya demi mencetak generasi unggul dalam bidang teknologi informasi pada era digital seperti saat ini,” ujar Dekan FMIPA UNS, Drs. Harjana, M.Si., M.Sc., Ph.D.

Kompetisi IGDC 2021 ini telah melalui serangkaian kegiatan yang dimulai sejak pendaftaran, penjurian awal, hingga sampai pada penjurian akhir. Tahap penjurian akhir telah dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2021 yang betempat di Hotel UNS Inn, Surakarta, yang melibatkan lima dewan juri yang berkompeten dan berkecimpung di dunia game. Adapun dewan juri pada tahap penjurian akhir ini adalah Bapak Bambang Harjito (Kepala UPT. Teknologi Informasi dan Komputer UNS), Bapak Wiharto (Kepala Program Studi Informatika UNS), Bapak Rio Pahlevy Ridlo Yudha Bakti (Educa Studio), Saudara Zulfikar Ega Sagata (Ruang Guru), dam Guinness Silvan Dega (atlit e-sport professional). Dalam penjurian akhir ini telah ditetapkan tiga juara utama dan empat juara favorit kategori User Experience, Story Design, Gameplay, dan Graphics & Animation. Keputusan juri ini adalah bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun.

Juara lomba IGDC 2021 telah diumumkan pada akhir acara webinar yang menghadirkan pembicara utama Kevin Jaya Wiguna. Adapun para juara yang memenangkan kompetisi ini, di antaranya Umar Sani dari UNS (Juara 1) , Ahmad Sucipto dari UNS (Juara 2), Amin Hanif dari UNAIR (Juara 3), Sheren Saber Mousa dari Cairo University (Best Graphic & Animation), Abhyasa Danu Brata dari UNS (Best User Experience), Faizal Imami Utomo dari Telkom University (Best Gameplay), Muhammad Taufiq Shidiq dari Telkom University (Best Story Design).

Selamat untuk para juara dan semua peserta lomba IGDC 2021 ini. Semua peserta lomba IGDC 2021 adalah pemenang yang mampu mengalahkan rasa malas dan ketakutan untuk berkompetisi. Terus gali potensi diri, belajar, dan berusaha selalu. Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa memberikan jalan terbaik untuk kita semua.

Oleh : Kalya Azalia Deann (Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Informatika FMIPA UNS)

PING 2018

PING (Pekan Informasi dan Teknologi) merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Informatika (HIMASTER) Universitas Sebelas Maret. PING sendiri memiliki berbagai rangkaian acara seperti seminar, lomba dll. PING 2018 kali ini diusung dengan tema “Bring Your Future Idea into Reality” dengan latar belakang sebagai bentuk kontribusi dalam menyikapi perkembangan teknologi di era sekarang. Tahun 2018 ini PING sudah menginjak tahun ke-11 yang mana terdiri dari 2 rangkaian acara yaitu Lomba IT-Venture dan Seminar Nasional dengan tema IT dan Dunia Digital.

Rangkaian Acara PING 2018 ini telah dilaksanakan pada tanggal 4-18 November 2018 dan dibuka oleh Drs. Bambang H, M.App.Sc, PhD selaku Kepala Program Studi Informatika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret Surakarta dalam acara Final Lomba IT-Venture. Lomba IT-Venture ini terdiri dari 2 tahap yaitu seleksi penyisihan secara online dan seleksi final yang dilaksanakan secara offline. Seleksi penyisihan ini diikuti oleh 91 Tim yang tiap tim terdiri dari 3 peserta siswa SMA/K di seluruh Indonesia. Ada juga beberapa Tim yang mengikuti seleksi penyisihan di luar jawa seperti Medan dan Balikpapan. Tahap penyisihan ini telah dilaksanakan serentak di seluruh indonesia pada tanggal 4 November 2018 pukul 09.00 – 11.00 WIB. Ada 8 Materi yang diujikan dalam tahap seleksi penyisihan seperti Pengetahuan Umum (tentang TIK, Web, dan OS), Matematika Komputasi dan Logika, Jaringan Komputer Dasar, Pemrograman Dasar menggunakan Pascal, Hardware Dasar, Excel/Spreadsheet, SQL Database Dasar, serta Pemrograman Web Dasar. Pada tanggal 5 November 2018 diumumkan 20 Tim Finalis yang akan maju ke tahap Final. Pada tahap Final ini 20 Tim Finalis akan melakukan seleksi final pada tanggal 11 November 2018di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret Surakarta. Mereka akan diberikan misi untuk ber-Adventure dari satu pos ke pos yang lain, yang mana tiap pos ini sudah ada materi atau soal yang akan dikerjakan oleh 20 Tim Finalis.  Materi yang akan diujikan dalam pos-pos ini diantaranya adalah Matematika Komputasi dan Logika, Jaringan Komputer, Hardware, Excel/Spreadsheet, SQL Database, serta Pemrograman Web. Setelah menyelesaikan misi Adventure, misi selanjutnya adalah seleksi Live Coding. Disini mereka akan diuji untuk bisa menyelesaikan suatu masalah dengan membuat sebuah program. Setelah menyelesaikan semua misi, diambil 3 Tim dari 20 Tim Finalis yang akan menjadi Juara. 3 Tim tersebut adalah Tim Sempol_Idaman dari SMK Telkom Malang sebagai Juara 1, Tim RegpacSolo2 SMA Regina Pacis Surakarta sebagai Juara 2 dan Tim [] dari SMK YPM 1 Taman Sidoarjo sebagai Juara 3. Masing – masing Juara akan mendapatkan trofi, sertifikat, hadiah uang tunai senilai Rp. 5.000.000,- untuk Juara 1, Rp. 3.500.000,- untuk Juara 2 dan Rp. 2.000.000,- untuk Juara 3. Pemenang juga mendapatkan hadiah Free Domain .Com dan Hosting Super 2 GB Space dengan siklus 1 tahun senilai Rp. 526.000,- yang dipersembahkan oleh DomaiNesia.

Acara yang kedua adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan pada tanggal 18 November 2018. Untuk Seminar Nasional pada tahun ini menghadirkan 3 pembicara hebat yakni Co-Founder Tokopedia Leontinus Alpha Edison, Music Producer dan Youtuber Eka Gustiwana, serta Kepala Deputi Infrastruktur BEKRAF Hari Santosa Sungkari. Seminar ini telah dilaksanakan dan dihadiri oleh lebih dari 260 Peserta dari kalangan Mahasiswa, Pelajar dan Umum. Adapun pemberian penghargaan bagi peserta yang aktif bertanya. Pemberian penghargaan diberikan oleh MC . Usainya sesi pemberian penghargaan menandakan bahwa Seminar Nasional PING 2018 sudah sampai pada puncaknya. Acara kemudian ditutup kembali oleh kedua MC dari Mahasiswa Universitas Sebelas Maret. Usainya acara Seminar Nasional ini sekaligus menjadi akhir dari serangkaian acara PING 2018.

Keberlangsungan dan kesuksesan serangkaian kegiatan ini didukung oleh PT. Tiga Pilar Maju Mandiri, DomaiNesia, Tokopedia, Indocafe, Ayam Geprek Abank Ireng, Roti Kecil, Akasia, Le Minerale, Gees Production, dan juga Juragan Printing.
ITV

DSC_0341

DSC_0359

Semnas

DSC_0018IMG_0004DSC_0042DSC_0064

UNS Gelar Konferensi Internasional Bersama Malaysia dan Taiwan

Program Studi Informatika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret (FMIPA UNS) Surakarta menghelat konferensi internasional bertajuk International Conference on Internet Applications, Protocols and Services (NETAPPS).

Konferensi ini melibatkan pembicara dan peserta berasal dari  tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Taiwan. Acara ini diadakan selama dua hari dan bertempat di Ballroom Hotel Paragon Solo, Rabu-Kamis (28-29/11/2017).

NETAPPS tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kelima sejak pertama diinisiasi. Meski begitu, ini pertama kali Indonesia menjadi tuan rumah setelah sebelumnya selalu diadakan di Malaysia.

Pada penyelenggaraan perdana di Indonesia, NETAPSS mengangkat tema kekinian dalam bidang teknologi informasi, yaitu “Enhancing Digital Trust for Sustainable Development”.

Meski mengangkat tema teknologi, kearifan lokal tetap disisipkan pada konferensi ini, satu di antaranya yaitu pembukaan konferensi dengan tarian Jawa klasik yang diciptakan oleh KGPAA Mangkunegara VIII, yaitu tarian Beksan Gambyong Retno Kusumo.

Selama dua hari, konferensi internasional ini menghadirkan empat pembicara kunci dan sejumlah pembicara yang merupakan peneliti. Para pembicara menyampaikan hasil penelitiannya terkait bidang yang disorot dalam konferensi ini.

Yang menjadi pembicara kunci dari konferensi internasional ini adalah Drs. Bambang Harjito, MAppSc, PhD. dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof. Riri Fitri Sari, M.M. M.Sc., DTM, SMIEEE dari Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. Suhaidi Hasan, SMIEE dari Universitas Utara Malaysia (UUM), dan Distinguished Prof. Jing-Ming Guo, PhD. dari National Taiwan University of Science and Technology.

Semua hasil penelitian yang disampaikan dalam konferensi ini akan dipublikasikan juga dalam jurnal internasional bereputasi yang terindeks SCOPUS. Dengan begitu hasil penelitian dapat dimanfaatkan oleh khalayak luas.

“Diharapkan dari konferensi ini, hasil dari penelitian-penelitian yang ada dapat terevaluasi dan dapat ditingkatkan kualitasnya. Selain itu, tren terbaru terkait penelitian di bidang Informatika dapat tersebarluaskan dan dapat memicu kontribusi peneliti-peneliti lain untuk berkontribusi menciptakan pembaharuan lainnya dari penelitian yang telah ada tersebut” ujar Heri Prasetyo

idBigData Kunjungi UNS dalam Acara MeetUp#15

Prodi Informatika Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bekerjasama dengan idBigData, komunitas Big Data Indonesia, mengadakan MeetUp#15 dan International Lecture di Aula Gedung C Lantai 5 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Acara yang berlangsung pada Selasa (26/4) ini dibagi menjadi sesi pagi dan sesi siang. Sesi pagi diisi oleh Dr. Vidyasagar Potdar dari Curtin University, Perth, Australia dan Dewi Wisnu Wardani dari Program Studi S-1 Informatika UNS. Sementara sesi siang diisi oleh Sigit Prasetyo selaku Chairman idBigData dan Arief Dolants yang merupakan Head of Product Development Labs247.

Vidyasagar Potdar memaparkan presentasi berjudul Big Data in Smart City Context. Menurutnya, Big Data mampu menjawab permasalahan kota-kota masa kini seperti krisis energi, polusi lingkungan, transportasi, pelayanan kesehatan, pasokan makanan, dan lain-lain. Sementara Dewi Wisnu mengangkat tentang Variety Issue of Big Data in the Web of Data. Secara khusus, dosen yang baru saja menyelesaikan kuliah S-3 di Johannes Kepler University, Austria ini menjelaskan semantic web sebagai pertemuan antara artificial intelligence(kecerdasan buatan), database, dan web yang bisa menjadi solusi beragam data untuk bisa dioleh menjadi web of data.

idBigData-dr_Potdar

Di sesi berikutnya, Sigit memulai presentasinya yang bertajuk Big Data: Turning Challenge into Opportunity. Sigit mengemukakan bahwa dengan sumber data, teknologi, sumber daya manusia, masyarakat, dan pasar big data membuka kesempatan kita untuk menyelesaikan tantangan untuk diri kita dan lingkungan. Sementara itu, Arief dalam presentasinya menunjukkan sistem manajemen dokumen yang telah dibuat oleh timnya di Labs247.

Acara MeetUp#15 adalah acara keempat sepanjang 2017 yang diselenggarakan organisasi yang berdiri sejak tahun 2014 ini. Sebelumnya idBigData telah mengadakan meet up di Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Lampung, Fakultas Kedokteran UI, dan Universitas Udayana Bali. MeetUp#16 rencananya akan diselenggarakan di Universitas Brawijaya Malang Mei mendatang.

Sumber

Informatika UNS dan idBigData Akan Selenggarakan MeetUp#15

Prodi Informatika Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bekerja sama dengan idBigData, Curtin University, Asosiasi Ilmuwan Data Indonesia (AIDI) dan Labs247 mengadakan MeetUp#15 idBigData dan International Lecture yang akan berlangsung pada Rabu, 26 April 2017 mendatang. Acara ini menghadirkan empat pembicara, yakni Dr. Vidyasagar Potdar dari Curtin University, Dewi Wisnu Wardani yang merupakan dosen Program Studi S-1 Informatika UNS, Sigit Prasetyo yang merupakan Chairman idBigData, dan Arief Dolants yang merupakan Head of Product Development Labs247.

Acara yang akan diselenggarakan di Aula Gedung C lantai 5 Fakultas MIPA ini gratis dan terbuka untuk umum. Peserta yang akan hadir dalam acara ini diutamakan untuk kalangan dosen, mahasiswa, analis sistem, atau developer/programmer yang tertarik dengan big data dan data mining. Pendaftaran Meetup ini dapat dilakukan dengan mengunjungi laman http://s.id/regMeetup15. Info lebih lanjut mengenai acara ini dapat diakses melalui situs berikut.

Kuliah Tamu Etika Profesi Bersama Oketiket.com; Hardskill dan Softskill harus Seimbang

Program Studi Informatika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menggelar Kuliah Tamu Etika Profesi pada Jumat (18/11/2016) bertempat di ruang sidang II gedung C lantai 3 FMIPA UNS. Pada Kuliah Tamu Etika Profesi ini menggandeng oketiket.com dengan menghadirkan Rianto selaku CEO oketiket.com

Dalam sambutannya, Haryono Setiadi, selaku dosen Etika Profesi Prodi Informatika menjelaskan bahwa kuliah tamu etika profesi ini bertujuan untuk menghadirkan praktisi di dunia industri, khususnya di bidang Teknologi dan Informasi, sehingga bisa menambah wawasan, terutama tentang etika profesi dalam dalam dunia kerja. Selain itu, kuliah tamu ini merupakan serangkaian kuliah tamu mata kuliah Etika Profesi yang diadakan rutin setiap semester. Pada kuliah tamu etika profesi sebelumnya dengan PT. Gameloft Indonesia (11/11/2016) mengangkat segi manajerial dalam dunia kerja bidang IT, maka pada kuliah tamu kali ini akan mengangkat dari segi teknisnya.

“Dalam dunia kerja, tidak hanya mengandalkan apa yang didapat dari kuliah saja, tapi harus punya softskill juga,” terang Rianto dalam kuliah tamu yang diberi judul Ilmu Komputer : Peluang dan Tantangannya. Dalam hal ini hardskill merupakan kemampuan teknis seseorang dalam mengerjakan suatu hal berdasarkan pada ilmu yang telah diperoleh. Sedangkan softskill merupakan kemampuan seseorang dalam menghadapi berbagai situasi sosial yang ada.

“Sering terjadi, saat di dunia kerja, kita harus mengerjakan sesuatu yang belum pernah di dapat di perkuliahan. Karena di perkuliahan kali’an dapat basic knowledge, dan tugas kalian adalah explore lagi basic knowledge yang kalian dapat,” papar Rianto. Selain itu, menurut Rianto akan lebih beik apabila mendapat sertifikat sesuai dengan bidang yang disukai, seperti sertifikat CCNA di bidang jaringan.

“Selain menguasai hardskill, kalian juga harus terus meningkatkan kemampuan softskill. Jangan menuntut, tapi buatlah perubahan dengan menghadirkan solusi yang kreatif, inovatif, dan inisiatif. Dan, kerja cerdas, jangan kerje keras. Karena jika kerja cerdas kalian pasti kerja keras, tapi kalau kerja keras, belum tentu kerja cerdas” tutup Rianto di akhir kuliah tamu etika profesi ini.

Pendaftaran Seminar KMM Periode Agustus 2016 – Januari 2017

Bagi mahasiswa peserta Kuliah Magang Mahasiswa (KMM) Periode Semester Agustus 2016 – Januari 2017 akan dijadwalkan untuk Seminar KMM pada minggu ke III bulan Desember (19 – 23 Desember 2016). Berkas kelengkapan Seminar KMM di kumpulkan kepada Divisi KMM paling lambat hari Kamis tanggal 15 Desember 2016 Pukul 15:00 WIB.

Adapun berkas kelengkapan yang harus di kumpulkan untuk di validasi oleh divisi KMM adalah sebagai berikut :

  • Laporan KMM yang telah disetujui oleh pembimbing KMM sebanyak 3 eksemplar (belum dijilid)
  • Menyerahkan nilai yang telah diberikan oleh instansi tempat KMM dengan Cap Instansi KMM
  • Form Logbook Bimbingan oleh Pembimbing Lapangan (Form-4) dengan syarat minimal 5 isian yang dicetak dari sistem silat
  • Form Logbook Bimbingan oleh Pembimbing Prodi (Form-7) dengan syarat minimal 5 isian yang dicetak dari sistem silat

Penjadwalan seminar KMM akan dilakukan setelah berkas kelengkapan seminar KMM di kumpulkan.

Kuliah Tamu PT Gameloft Indonesia, Pentingnya Etika Profesi bagi Lulusan

Program Studi Informatika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar acara Kuliah Tamu Etika Profesi bersama dengan PT Gameloft Indonesia pada Jumat (11/11/2016) bertempat di ruang sidang II gedung C lantai 3 FMIPA UNS. Pembicara acara ini adalah Putra Para Dia, CHR (country human resource) Manager PT Gameloft Indonesia.

Haryono Setiadi, selaku dosen Etika Profesi Prodi Informatika membuka acara kuliah tamu ini. Dalam sambutannya Haryono menjelaskan bahwa kuliah tamu ini memang agenda rutin yang digelar prodi dengan menghadirkan praktisi di dunia industri, terutama di bidang teknologi dan informasi, sehingga bisa menambah wawasan kepada mahasiswa (terutama mahasiswa tingkat akhir) tentang dunia kerja.

“Pada saat mahasiswa beralih masuk ke dunia kerja dan profesi, mereka diharapkan mengikuti kode etik profesional yang ada baik secara eksplisit maupun implisit, sehingga akan mencapai otonomi moral,” terang Putra mengawali kuliah tamu yang diberi judul IT(et)HICS. Etika dalam perusahaan meliputi, company regulation (buku induk dalam perusahaan), policy (kebijakan dalam perusahaan), dan agreement (perjanjian dalam perusahaan).

“Dalam dunia keprofesionalan, kita akan sering mengalami dilemma etika, dimana kita dituntut mengambil sebuah keputusan dengan perilaku yang tepat,” jelas Putra. Menurutnya dilemma etika dipengaruhi oleh Kecerdasan Emosional 40%, Peer Pressure 20%, Objektifitas 20%, dan Confidentiality 20%.

Putra juga mengajak beberapa peserta kuliah tamu untuk melakukan social experiments dalam acara ini, yaitu untuk membuktikan bahwa kecerdasan emosional sangat mempengaruhi perilaku yang akan dilakukan oleh sesorang dan peer pressure merupakan tekanan yang sering terjadi. “Confidentiality atau kerahasian merupakan sesuatu yang akan terus melekat pada diri seseorang, meskipun seseorang itu sudah pensiun atau tidak bekerja lagi,” tambah Putra.

“Saya akan menutup acara ini dengan sebuah kata mutiara dalam bahasa Latin menurut Claudio Acquaviva, Fortiter in re, Suaviter in modo, yang artinya halus dalam cara, tegas dalam prinsip,” jelas Putra. Karena menurutnya kita dituntut mampu bersikap fleksibel dan halus dalam menghadapi sesuatu, tetapi kita harus tetap memegang teguh prinsip yang kita anut

Sumber : UNS

TIM UNS Overclocking Sabet Juara 1 dan Juara 2 Lomba OC MITCC Mobilination

Overclocking saat ini tumbuh menjadi sebuah E-Sport yang telah di akui dunia. Banyak overclocker bertambah setiap tahunnya dari berbagai negara. Indonesia menjadi salah satu Negara dengan perkembangan di dunia overclocking paling pesat. Menjadi salah satu negara yang memiliki jumlah overclocker paling banyak di Asia hingga saat ini. Banyaknya diselenggarakan berbagai event overclocking tingkat nasional di beberapa kota di Indonesia menjadi bukti nyata overclocking cukup berkembang di Indonesia.

OC MITCC – Mobilination ini merupakan salah satu kompetisi overclocking berskala nasional yang diadakan oleh Universitas Maranatha bekerja sama dengan salah satu media yang mengulik tentang teknologi yaitu JagatReview. Kompetisi OC MITCC – Mobilination ini diadakan pada tanggal 2 – 3 November 2016. Kompetisi OC MITCC – Mobilination ini dihadiri oleh beberapa tim overclocking dari beberapa daerah, tapi pesertanya diharuskan mempunyai kartu pelajar atau kartu mahasiswa yang masih aktif. Beberapa peserta yang mengikuti kompetisi OC MITCC – Mobilination yaitu tim dari BINUS University, Telkom University, Universitas Sebelas Maret, SMPK 1 BPK Penabur, SMK Al Muhajirin, Politeknik Negeri Bandung, Universitas Gajah Mada, SMA Santo Aloysius 2, Universitas Pasundan, Sekolah Kuntum Cemerlang, Universitas Kristen Satya Wacana, Politeknik Negeri Jakarta, SMAN 11 Bandung, President University. Di kompetisi OC MITCC – Mobilination ini tim UNS OC dari Universitas Sebelas Maret mengirimkan dua tim perwakilannya. Tim 1 dengan nama tim Plendas Plendus diisi oleh Fathin Mubarak (M0512020) dan Dian Adi Nugroho (M0512011). Tim 2 dengan nama tim hambaaallah diisi oleh Muhamad Beny Mustofa (M0512039) dan Irsyad Fakhrur Roji (M0513024).

Jalanya kompetisi:

Kompetisi OC MITCC –  Mobilination ini mempertandingkan 24  tim  yang telah mendaftar. Pada ajang ini 12 tim tersebut dibagi menjadi empat sesi yaitu dua sesi motherboard ASUS dan dua sesi motherboard BIOSTAR. Set hardware yang digunakan pada kompetisi ini yaitu :

  • Prosesor: AMD Athlon X4 860K ‘Kaveri’
  • Motherboard: Asus Crossblade Ranger & Biostar Hi-Fi A88W 3D
  • RAM: Team Dark 2x4GB DDR3-2400 CL11-13-13-35
  • VGA: PowerColor Red Dragon Radeon RX 460 2GB
  • SSD: Team Dark L3 120GB
  • PSU: CoolerMaster, G550M
  • CPU Cooler: Deepcool Lucifer V2
  • Monitor: AOC, E2470SW
  • Keyboard & Mouse: CoolerMaster

Pada babak kualifikasi sesi motherboard ASUS tim Plendas Plendus dari UNS OC dan tim dari Binus University berhasil mengamankan posisinya di babak semi final dan pada babak kualfikasi motherboard BIOSTAR tim hambaaallah dari UNS OC dan tim dari Binus University berhasil mengamankan posisinya di babak semi final. Pada babak semi final tim Plendas Plendus dan tim hambaaallah dari UNS OC berhasil mengamankan posisinya di babak final. Setelah berakhir babak final berikut list juara dari kompetisi OC MITCC – Mobilination :

Juara1
Juara 1 : Tim Plendas Plendus dari UNS OC

 

Juara2
Juara 2 : Tim hambaaallah dari UNS OC

 

Juara3
Juara 3 : Tim IvanCuppa dari Binus University

IT CORNER, Peran TI dalam Membentuk Komunitas Kreatif, Mobile Apps for Internet of Things

Sabtu, 28 Mei 2016. HIMASTER FMIPA UNS menyelenggarakan acara IT CORNER. IT CORNER merupakan salah satu program kerja dari HIMASTER FMIPA UNS yang berupa seminar. Pada tahun ini IT CORNER mengambil tema “Peran TI dalam Membentuk Komunitas Kreatif, Mobile Apps for Internet of Things”. Pada seminar ini pembicara yang didatangkan tidak hanya satu. Pembicara IT CORNER kali ini yaitu Silvester Adi Surya, seorang founder dari INDOWIFI dan co-founder dari ONOOPO, dan Deska Muhammad Faisal, Product Engineer Go-Jek. Acara ini dimoderatori oleh Dadang Aris Setyo Budi, Juara II Mawapres UNS D3.

Acara dibuka oleh dua MC dari panitia IT CORNER yaitu Berton Arie dan Indah Sri Utami. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia, Chairul Umam Achmad, dan ketua HIMASTER, Anas Falih. Setelah pengenalan CV dari kedua pembicara dan moderator acara memasuki acara inti, yaitu pemaparan materi oleh pembicara. Acara dipandu oleh moderator dan pembicara pertama adalah Silvester Adi Surya.

Pada awal pemaparan Silvester memaparkan pengertian dari Internet of things itu sendiri. Internet of things merupakan barang-barang yang terkoneksi internet. Selanjutnya dipaparkan bahwa jumlah dari barang yang terkoneksi internet lebih banyak dari jumlah manusia di dunia. Hal ini dimulai dari tahun 2008.Contoh aplikasi dari internet of thing antara lain adalah Jejak, jejak merupakan aplikasi yang ditempelkan pada truk yang dimana dapat mengecek kecepatan truk dan memberitahu pemilik dan pengendara truk jika kecepatan truk melewati batas normal/ketentuan. Contoh lainnya adalah INDOWIFI, indowifi merupakan aplikasi yang memaksimalkan kepemilikkan router. Internet of things dapat dalam bentuk Bluetooth, Wi-fi, Ethernet, RFID, dsb.

Setelah pemaparan materi dibuka sesi tanya jawab oleh moderator. Sesi tanya jawab pertama dibuka untuk tiga orang penanya dan sesi kedua dibuka untuk dua orang penanya. Pada sesi tanya jawab ini terdapat beberapa inti yang dapat diambil, yaitu: Sebuah program yang mengambil data dari pemakainya seperti INDOWIFI, tidak akan mengambil data yang sifatnya rahasia dan tidak diperbolehkan oleh pengguna, data yang diambil adalah data dasar dari pengguna. Setiap orang mempunyai pemikiran yang berbeda, akan tetapi ada kemungkinan pada suatu ketika terdapat kesamaan. Implementasikanlah idemu dan jangan takut kehilangan idemu. Keahlian didapat dari belajar, asahlah keahlianmu dengan belajar dimanapun. Ketika mempunyai keinginan untuk membangun sebuah start up jangan takut karena tidak mempunyai modal, ikutilah program-program pemerintah yang akan memodali start up.
Setelah sedikit promosi dari sponsor yaitu, Biznet. Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari pembicara kedua, yaitu Deska Muhammad Faisal. Deska mengajak para peserta untuk membangun Indonesia dengan teknologi, Build Indonesia with Technology. Deska memaparkan pula mengenai bagian dari team Go-jek yang membangun aplikasinya. Dimana salah satu bagian dari team Go-Jek yaitu producer engineering, orang-orang yang merupakan front dan back end dari developer aplikasi.

Setelah sesi pemaparan materi kedua dibuka pula sesi tanya jawab, dimana seperti dengan sebelumnya sesi tanya jawab pertama dibuka untuk tiga orang dan kedua untuk dua orang. Untuk sesi tanya jawab ini terdapat tambahan sesi tanya jawab. Pada sesi tanya jawab, Deska membagi pengalaman bagaimana Beliau dapat bergabung dan bekerja sebagai product engineer Go-Jek. Tidak hanya itu, Beliau membagi tips bagaimana jika otak sudah buntu dan jenuh dengan codingan yang mengalami error.Tidak hanya itu, Deska juga berbagi mengenai bahasa pemograman apa yang biasa dipakai untuk pengembangan aplikasi.

Setelah sesi tanya jawab selesai, acara kembali dipandu oleh MC. MC menanyakan bagaimana kesan setelah mengikuti seminar IT CORNER ini. Pertanyaan ini dijawab oleh salah satu peserta, Nanda, mahasiswa dari FSRD UNS. Setiap peserta yang kedepan dan mengajukan pertanyaan mendapatkan doorprize dari panitia. Setelah penyerahan kenang-kenangan pada pembicara, acara resmi ditutup dan peserta dipersilahkan untuk pulang.